Memetakan Realitas Desa melalui Sosiologi Pedesaan

 

Dokumentasi Masa Bimbingan Sosiologi Pedesaan
Sumber: MAPACH (2026)

Pada hari Jumat, tanggal 13 Maret 2026, telah dilaksanakan kegiatan Masa Bimbingan (MABIM) Sosiologi Pedesaan MAPACH Brigade XLI yang dilaksanakan secara online melalui google meeting. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Mahasiswa Pecinta Alam Civic Hukum (MAPACH) dengan tujuan untuk memberikan pembekalan dasar kepada anggota muda dalam memahami realitas sosial masyarakat desa serta menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan solutif. 

Kegiatan ini mengusung tema “Memetakan Realitas, Menggerakan Perubahan” yang diikuti oleh 15 anggota muda MAPACH Brigade XLI serta 14 pengurus MAPACH. Selama pelaksanaan kegiatan, seluruh rangkaian acara berjalan dengan baik, kondusif, dan lancar sesuai dengan rencana yang telah disusun oleh panitia.

Pada kegiatan ini, penyampaian materi sosiologi pedesaan dibawakan oleh Kadat Risman Nur Haqim yang merupakan anggota kehormatan MAPACH. Dalam pemaparannya, pemateri menjelaskan bahwa sosiologi pedesaan merupakan kajian ilmiah yang mempelajari kehidupan masyarakat desa, termasuk struktur sosial, pola hubungan antar masyarakat, serta dinamika perubahan sosial yang terjadi. Sosiologi pedesaan tidak hanya bersifat deskriptif, tetapi juga berorientasi pada pemecahan masalah di masyarakat desa.

Materi yang disampaikan meliputi konsep dasar sosiologi pedesaan, pengertian desa berdasarkan perspektif hukum dan para ahli, serta karakteristik masyarakat desa yang cenderung homogen, memiliki hubungan sosial yang erat, dan dipengaruhi oleh faktor geografis. Selain itu, pemateri juga menjelaskan tipe-tipe desa mulai dari desa tradisional hingga desa maju, serta fungsi dan potensi desa baik dari aspek fisik maupun non-fisik.

Dalam pemaparan lebih lanjut, dijelaskan bahwa perubahan sosial di masyarakat desa banyak dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti perkembangan komunikasi dan informasi, serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kebutuhan hidup yang lebih baik. Oleh karena itu, mahasiswa pecinta alam memiliki peran penting sebagai agen perubahan melalui kegiatan penelitian, edukasi lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat desa.

Selama kegiatan berlangsung, anggota muda MAPACH menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, baik dalam sesi pemaparan materi maupun diskusi. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya peran mahasiswa dalam pembangunan masyarakat serta penguatan nilai-nilai kepedulian sosial, tanggung jawab, dan kerja sama.

Dengan adanya kegiatan Mabim Sosiologi Pedesaan ini, diharapkan anggota muda MAPACH mampu memahami realitas sosial masyarakat desa secara komprehensif serta memiliki kesiapan untuk berkontribusi dalam memetakan permasalahan dan menggerakkan perubahan positif di lingkungan masyarakat. Dengan demikian berita acara pelaksanaan kegiatan Mabim Sosiologi Pedesaan ini dibuat sebagaimana mestinya. SALAM MAPACH! (Siti Nazwa “Tusik” Jannatun Nadifa).


Post a Comment

0 Comments