Banda Naira, Maluku Tengah (22/06/2025), Mahasiswa Pecinta Alam Civics Hukum (MAPACH) UPI Bandung telah melaksanakan kegiatan Sosialisasi Peduli Lingkungan kepada anak-anak Generasi Warna Warni (GWW) yang bertempat di Desa Nusantara, Pulau Naira, Maluku Tengah. Sosialisasi ini sebagai wahana untuk mengkampanyekan habituasi hidup sehat dan bersih dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus mendorong terwujudnya lingkungan yang asri. Kegiatan dimulai pada pukul 15.30-16.30 WIT, yang diawali dengan pembacaan ayat suci al-Qur’an, sambutan ketua pelaksana, sambutan ketua adat, sambutan kakak pengajar dari GWW sekaligus dibukanya kegiatan.
Beranjak pada kegiatan inti, yaitu sosialisasi peduli lingkungan yang disampaikan oleh Aldiska “Namplok” Adelina Fitri dengan memaparkan beberapa poin penting, seperti urgensi peduli lingkungan, komponen-komponen yang mendorong terwujudnya kebersihan lingkungan, cara mewujudkan kebersihan lingkungan mencakup memilah sampah berdasarkan jenisnya serta bagaimana upaya kita dalam menanggulangi sampah melalui optimalisasi 3R (Reduce, Reuse dan Recycle) dan peran individu serta masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Untuk mengetahui dan mengasah pemahaman anak-anak terkait sosialisasi yang sudah disampaikan, maka kegiatan selanjutnya membagi anak-anak menjadi dua kelompok untuk mengikuti game edukatif yang sudah disiapkan, yaitu CTK (Cari, Temukan, dan Kelompokan). Dimana anak-anak harus dapat mencari miniatur komponen lingkungan sehat serta memilih dan memilah miniatur sampah berdasarkan jenisnya dalam kurun waktu yang sudah ditentukan. Setelah game berakhir, kemudian kami memberikan apresiasi kepada anak-anak GWW berupa pemberian peralatan tulis.
Antusias dan sambutan hangat dari
anak-anak juga kakak pengajar GWW membuat kegiatan berjalan dengan baik dan sangat
menyenangkan. Hal tersebut tercermin dari penampilan anak-anak GWW yang menyanyikan lagu berjudul
“Anak Pulau” yang merupakan karya orisinal GWW. Kemampuan mereka tidak sebatas bernyanyi, mereka juga sering mengikuti beberapa perlombaan yang lain,
bahkan sampai tingkat nasional. Kegiatan yang penuh antusias ini membuat waktu berjalan begitu cepat, hingga akhirnya tidak terasa kami sudah berada di ujung kegiatan, yaitu closing
steatment sekaligus penutupan kegiatan oleh ketua adat. Ia menyampaikan ucapan terimakasih kepada kakak pengajar yang menerima kedatangan kami dan
anak-anak GWW yang sudah antusias dan berpartisipasi dalam kegiatan ini. SALAM MAPACH!!! (Dodoh "Tumpah" Siti Saadah)
0 Comments