Belajar Meniti Medan, Menguatkan Mental dan Bertahan Hidup


Dokumentasi Mabim Gunung Hutan 1

Sumber: Mapach (2026)

Pada hari Sabtu, tanggal 16 Mei 2026, bertempat di kawasan Lembah Tengkorak yang ditempuh melalui jalur wisata Kebun Kina, telah dilaksanakan kegiatan MABIM Gunung Hutan I yang diikuti oleh Pengurus MAPACH Periode 2025-2026, Anggota Kehormatan dan Brigade Lembarung Giri Perkasa sebagai bagian dari pembinaan dan pengenalan kemampuan dasar mendaki gunung bagi anggota muda.

Kegiatan diawali pada pukul 05.00 WIB dengan keberangkatan rombongan dari Sekretariat MAPACH menuju basecamp Kebun Kina, dan dilanjutkan dengan istirahat serta pemanasan singkat sebelum pendakian dimulai. Perjalanan menuju area camp ditempuh secara bertahap melalui tiga pos, yaitu Pos 1 Sasak Nyumput, Pos 2 Bewak, dan Pos 3 Rajakan Menceuk. Pada Pos 2 Bewak, peserta terlebih dahulu menerima pengkondisian serta pematerian Ilmu Medan Peta dan Kompas (IMPK) yang diawali dengan pengenalan alat-alat navigasi darat seperti kompas bidik, peta topografi, protractor, serta perlengkapan pendukung lainnya. Dalam pematerian ini, peserta diperkenalkan dengan teknik resection, yaitu metode penentuan posisi pengamat di atas peta berdasarkan sudut bidikan terhadap dua atau lebih titik acuan yang telah diketahui koordinatnya di lapangan, serta teknik intersection, yaitu metode penentuan posisi suatu objek di lapangan berdasarkan sudut bidikan yang dilakukan dari dua titik pengamat yang berbeda. Kedua teknik tersebut membekali peserta dengan kemampuan dasar orientasi medan sebelum melanjutkan perjalanan. Rombongan tiba di area Lembah Tengkorak pada siang hari dan segera melakukan pendirian tenda serta istirahat, sholat, dan makan (ISHOMA).

Usai ISHOMA, kegiatan dilanjutkan dengan sesi survival, yaitu materi bertahan hidup di alam bebas yang membekali peserta dengan keterampilan dasar menghadapi kondisi darurat selama berada di gunung. Pada pematerian survival ini, peserta mendapatkan sumber daya berupa pisang, kayu bakar, ikan, kangkung, dan jantung pisang, yang selanjutnya diolah untuk kebutuhan makan malam hari itu. Setelah sesi ini berakhir, peserta diberikan waktu recovery untuk beristirahat dan membersihkan diri, dilanjutkan dengan persiapan memasak. Namun, malam keakraban yang semula direncanakan disuguhi dengan api unggun tidak dapat dilaksanakan dikarenakan cuaca hujan ekstrem yang tidak mendukung. Malam harinya tetap diisi dengan ibadah, makan bersama, serta waktu bebas sebelum seluruh peserta beristirahat untuk mempersiapkan diri menghadapi kegiatan keesokan harinya.

Kegiatan hari kedua, Minggu tanggal 17 Mei 2026, diawali dengan ibadah Subuh dan waktu bebas untuk persiapan memasak serta sarapan bersama. Setelah seluruh persiapan turun selesai dilakukan, rombongan mulai bergerak turun dari Lembah Tengkorak menuju Kebun Kina. Selama proses turun, peserta tetap menjaga kekompakan dan kewaspadaan mengingat medan yang dilalui masih menuntut kehati-hatian yang sama seperti saat pendakian.

Rombongan tiba kembali di Kebun Kina pada siang hari dan beristirahat sejenak sebelum akhirnya kembali ke tempat tinggal masing-masing, yang menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan MABIM Gunung Hutan I.

Secara keseluruhan, kegiatan MABIM Gunung Hutan I MABIM GH telah terlaksana dengan lancar pada tanggal 16–17 Mei 2026 di kawasan Lembah Tengkorak via Kebun Kina. Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari perjalanan, materi IMPK, materi survival, hingga proses turun, dapat diselesaikan dengan baik. Diharapkan melalui kegiatan ini, anggota Brigade Lembarung Giri Perkasa semakin memiliki pemahaman dan kesiapan yang lebih matang dalam bidang Gunung Hutan. SALAM MAPACH! (Yasinta “Cenglu” Juliani).


Post a Comment

0 Comments