Riung Mungpulung: Refleksi 40 Tahun dan Arah Baru Perjalanan MAPACH


Dokumentasi Riung Mungpulung 2026

Sumber: Mapach (2026)

Pada Sabtu dan Minggu, 18–19 April 2026, MAPACH menyelenggarakan kegiatan Riung Mungpulung dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-40. Bertempat di Villa Kampung Gajah, Terusan Sersan Bajuri, kegiatan ini menjadi momentum penting yang mempertemukan berbagai elemen organisasi, mulai dari anggota kehormatan, pengurus, hingga anggota muda. Mengangkat tema “Empat Dekade Perjalanan: Mengingat Jejak, Menentukan Arah”, kegiatan ini dimaknai sebagai ruang refleksi atas perjalanan panjang MAPACH sekaligus upaya bersama dalam merumuskan langkah ke depan yang lebih terarah.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak Sabtu siang dengan persiapan panitia serta keberangkatan peserta menuju lokasi. Setibanya di tempat kegiatan, panitia melakukan penataan dan persiapan lanjutan, kemudian dilanjutkan dengan proses registrasi peserta. Pada malam hari, acara resmi dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne MAPACH, dan Mars MAPACH. Kegiatan pembukaan dilanjutkan dengan sambutan dari Apdal “Sobe” Fahrujaman selaku Ketua Pelaksana, kemudian M. Bagas “Sedol” Rafif sebagai Ketua Adat, serta Dr. Syaifullah, S.Pd., M.Si. selaku Ketua Program Studi PKn Sarjana, Magister, dan Doktor Terintegrasi FPIPS UPI. Sambutan juga disampaikan oleh Dr. Asep Mahpudz, M.Si. sebagai Pembina sekaligus pionir MAPACH. Secara resmi, kegiatan dibuka oleh Kaprodi bersama Pembina MAPACH, kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai harapan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan penuh keberkahan.

Sebagai bentuk ungkapan syukur atas perjalanan empat dekade MAPACH, dilaksanakan prosesi pemotongan tumpeng yang berlangsung dengan khidmat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penayangan video nostalgia yang menampilkan dinamika serta perjalanan organisasi dari masa ke masa. Pada sesi inti, dilakukan pengenalan anggota muda dan masing-masing brigade, yang menjadi sarana pembelajaran sekaligus penguatan identitas organisasi, khususnya bagi generasi penerus. Selain itu, peserta juga mendapatkan pemaparan mengenai filosofi logo MAPACH oleh Mang Adang Rujiana, sejarah Hymne MAPACH oleh Mang Hardianto, serta penjelasan mengenai Mars MAPACH oleh Mang Epin Saepudin selaku anggota kehormatan, yang memberikan pemahaman lebih dalam terkait nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Setelah seluruh rangkaian utama selesai, peserta diberikan waktu santai untuk mempererat kebersamaan dalam suasana yang lebih informal sebelum beristirahat. Secara umum, kegiatan Riung Mungpulung MAPACH berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh makna. Kegiatan ini tidak hanya menjadi perayaan Dies Natalis ke-40, tetapi juga menjadi wadah refleksi bersama untuk mengenang perjalanan organisasi sekaligus memperkuat komitmen dalam menentukan arah MAPACH ke masa yang akan datang. SALAM MAPACH! (Harry “Sadul” Akbar Wardhana, Ellfana “Geol” Januari Putri). 

Post a Comment

0 Comments