Dokumentasi Mabim Rock Climbing
Sumber: Mapach (2026)
Pada hari Jum’at, tanggal 1 Mei 2026, bertempat di Tebing 90 Padalarang, telah dilaksanakan kegiatan MABIM Rock Climbing yang diikuti oleh Brigade Lembarung Giri Perkasa sebagai bagian dari pembinaan dan pengembangan kemampuan anggota muda dalam bidang panjat tebing.
Kegiatan pada hari pertama diawali pada pukul 09.00 WIB dengan pembangunan tenda di area Tebing 90 Padalarang sebagai persiapan akomodasi selama kegiatan berlangsung. Setelah tenda berdiri, kegiatan dilanjutkan pada pukul 09.40 WIB dengan sesi pematerian yang dipandu oleh M. Daffa “Gober” Al Fariq. Dalam sesi ini, pemateri mengulas kembali fungsi-fungsi peralatan panjat tebing serta hal-hal teknis yang perlu dipahami oleh seluruh peserta sebelum turun ke jalur.
Usai sesi pematerian, kegiatan dilanjutkan dengan praktik teknik top rope. Pada teknik ini, tali pengaman telah terpasang terlebih dahulu di atas rute sebelum pemanjatan dimulai, sementara seorang belayer bertugas menjaga tali dari bawah. Seluruh peserta mendapat kesempatan untuk mencoba teknik ini secara bergantian. Namun, pelaksanaan kegiatan pada hari pertama terpaksa dihentikan lebih awal akibat hujan yang turun. Atas kondisi tersebut, seluruh alat yang terpasang di jalur diturunkan melalui prosedur clear dan peserta beristirahat di tenda hingga keesokan harinya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan pada hari Sabtu, tanggal 2 Mei 2026. Seluruh peralatan dipasang kembali di jalur tebing, dan sesi praktik dilanjutkan dengan teknik lead. Pada teknik lead, pemanjat memasang tali pengaman secara mandiri selama proses naik berlangsung. Setiap runner diklipkan ke hanger yang tersedia pada tebing dengan tali masuk dari belakang, sehingga apabila pemanjat terlepas, tali akan tertahan oleh runner dan pemanjat tidak langsung terjun bebas. Teknik ini menuntut konsentrasi dan ketelitian lebih dibandingkan teknik sebelumnya, karena keamanan pemanjat sangat bergantung pada ketepatan pemasangan alat.
Setelah seluruh peserta menyelesaikan sesi lead, kegiatan diakhiri dengan prosedur clear, yaitu pengambilan kembali semua alat yang masih terpasang di jalur tebing. Pemanjat naik kembali ke atas, mengamankan diri ke maillon rapide menggunakan sling dan snap, lalu melepas tali dari harness dengan hati-hati. Seluruh alat yang masih menempel pada jalur diambil satu per satu saat turun. Tidak ada alat yang boleh tertinggal di tebing.
Secara keseluruhan, kegiatan MABIM Rock Climbing Brigade Lembarung Giri Perkasa telah terlaksana pada tanggal 1–2 Mei 2026 di Tebing 90 Padalarang. Meskipun terdapat kendala cuaca pada hari pertama, seluruh rangkaian kegiatan dapat diselesaikan dengan baik pada hari kedua. Diharapkan melalui kegiatan ini, setiap anggota Brigade Lembarung Giri Perkasa semakin memiliki pemahaman teknis yang kuat dan kesiapan yang lebih matang dalam bidang panjat tebing. SALAM MAPACH! (Marwa “Idol” Hanifah).
0 Comments